Skip to main content

Posts

Showing posts with the label TPN-PB

PERJUANGAN PAPUA MERDEKA HARUS DI BANGUN DARI DALAM KELUAR, BUKAN DARI LUAR KEDALAM.

Pesan Ketua KNPB Pusat, Tuan Yoka Agus Kossay. IRAMA PERJUANGAN PAPUA MERDEKA HARUS DI BANGUN DARI DALAM KELUAR, BUKAN DARI LUAR KEDALAM. West Papua | Kamis 02 Mei 2019 | Rabu 1 Mei 2019 Pukul 10 Waktu Papua Barat Aparat Keamanan TNI Kolonial Indonesia Secara Resmi Meresmikan Kantor Pos Koramil Distrik Heram Yang Selama Ini TNI Bangun Di Depan Asrama Uncen Unit VI Yang Merupakan Sekretariat KNPB Pusat, Dengan Demikian Ruang Bergerakan KNPB Semakin Bersempit, Sehingga Kami Harap Semua Diplomat OPM TPNPB Dan ULMWP Dorong Perjuangan Di Luar Negeri Sesuai Realita Penindasan Penguasa Kolonial Indonesia Terhadap Rakyat Papua Barat Jangan Kita Dorong Perjuangan Ikuti Saran Negara-Negara Pendukung Dengan Kondisi Perjuangan Di Luar Negeri, Karena Negara-Negara Pendukung Semua Juga Kepentingan Ekonomi Politik Di Papua Sehingga Yang Perlu Kita Ikuti, Ikuti Dan Padukan Dengan Kondisi Perjuangan Di Dalam Negeri Jangan Taruh Ukuran Perjuangan Itu Di Luar Negeri, Bila Kita Taruh Ukuran Perj...

Siapa Goliat Tabuni?

Oleh: Straky Alias Lion Siapa Goliat Tabuni? Dia adalah Panglima Tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Dia tangguh. Dia kokoh, pantang mundur dalam perlawanan bersenjata melawan militer kolonial Indonesia. Dia guru gerilya, sang penguasa rimba. Dia pejuang kemerdekan, the icon of freedom fighter. Karenanya, pada tahun 2012, ia didaulat sebagai panglima TPN-PB dalam kongres TPN-PB di Biak, West Papua. Apa itu TPN-PB? TPN-PB adalah institusi militer Papua Barat. TPN-PB adalah sayap perlawanan dari perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. TPN-PB memiliki pembagian komando militer yang jelas di seluruh wilayah Papua Barat, sebagai sarat mutlak dalam pembentukan negara Papua Barat yang sedang diperjuangkan. Apa tugas TPN-PB? Ia menjalankan fungsi pertahanan dan revolusi Papua Barat. Ia bertugas untuk menjaga wilayah teritori West Papua dan isinya dari ancaman kolonialisme dan Imperialisme. Ia tidak kompromi dengan segala bentuk pembangunan Indonesia yang bertu...

Pernyataan & Laporan TPN-PB Ndugama 14 Maret 2019

Pernyataan & Laporan MANGKODAP III Ndugama Melalui Komandan Operasi Pemne Kogeya --------------------------- TPNPBnews: Hari ini 14 Maret 2019 Laporan resmi kodisi Pengungsi 5 Distrik Kab Nduga papua.  dari panglima daerah Kodap III Ndugama  Egianus Kogeya melalui komadan operasi Pemne Kogeya Kepada Awak media TPNPBnews. Bahwa  selama 14 hari Pengungsi  kodisi masyarakat sangat Buruk di wilayah Ndugama pendoropan ratusan personil semakin membengkak dn mengganggu psikologis warga membuat trauma. Enam Distrik total  kosong Warga sudah mengungsi ke Hutan.  Diantaranya 1. Distrik Mapnduma, 2.Gilpid, 3. Derakma, 4. Yal, 5. Nitkuri dan 6. Distrik Yigi. Kondisi ini terjadi karena operasi militer RI berlebihan. Kami TPNPB sudah intruksikan  bahwa perang kami Jelas tuntutan Papua merdeka maka  kami tentara Papua siap melawan TNI/POLRI. Namun pasukan TNI operasi terhadap warga sipil dan Rumah-rumah di periksa satu persatu. Selain itu seti...

Telah Gugur Prajurit Terlati

Telah Gugur Prajurit Terlati Oleh.  Theo Sitokdana Pengiriman prajurit (tentara ataupun polisi) ke Tanah Papua dengan alasan memberantas separatis Papua tidak pernah akan selesai selama hayat masih dikandung badan. Justru akan selalu memperpanjang daftar korban penembakan ataupun aksi penghilangan nyawa lainnya, baik sipil maupun anggota terlatih (tentara & polisi). Selama pendekatan security terus dikedepankan dlm persoalan Papua, selama itu pula Papua tetap akan menjadi persoalan abadi Pemerintah dan Bangsa Indonesia. Dalam tradisi orang Ngalum, Pegunungan Bintang ada ungkapan "NORKOTON", khususnya pada saat penyelenggaraan upacara iniasi.  NORKOTON artinya akan terus mengulangi hal yang sama dalam hidup seseorang. Misalnya jika seorang anak pada saat upacara inisiasi dilaksanakan ia terus marah maka ia akan marah terus dalam situasi tertentu. Proses pelaksanaan PEPERA yang bermula dari tahun 1960 dikuasai oleh gerakan militer. Aksi2 militer, baik aksi fisik m...

Siaran Perss MARKAS PUSAT KOMNAS TPNPB PER 10 Maret 2019 -----------------

Markas Pusat KOMNAS TPNPB menolak pernyataan Panglima Daerah Militer Indonesia di Papua, karena pernyataan Pimpinan Militer dan Polisi Indonesia di Papua merupakan menghibur public yang terutama keluarga Korban. Artinya Pimpinan Militer Indonesia skenariokan bahwa seakan-akan Militer Indonesia mampu tembak 10 Anggota TPNPB dan merebut kembali 7 Pucuk senjata, padahal kenyataannya tidak sama sekali. Sikap Militer dan Polisi Indonesia di Papua ini menunjukan kepanikan Pimpinan Militer Indonesia, karena malu dihina masyarakat Indonesia akibat lebih banyak anggota MIliter terlatih menjadi korban; Baca Siaran Perss lengkap di bawah.. -------------------------------- Siaran Perss MARKAS PUSAT KOMNAS TPNPB PER 10 Maret 2019  ----------------- TPNPBNEWS: Laporan resmi Oleh Panglima KODAP III TPNPB Ndugama Bridgen Egianus Kogoya, pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2019. Dalam laporannya, Panglima KODAP III TPNPB Ndugama Mengeluarkan Pernyataan Resmi atas Penyerangan dan...