Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Gerakan Prempuan

"Bila Aku Papua

"Bila Aku Papua" Oleh: Danial Indrakusuma Bila Aku Papua Badanku akan hitam tak bisa ditembus cahaya kejahatan Rambutku akan hitam bagai hutan lebatku yang tetap lembut saat ditinggal matahari Mataku akan lebih hitam karena aku telah menghirup uap granit dari tubuh pijakan kuda-kudaku Rahangku akan hitam karena harus menyangga gunung-gunung yang selalu diselimuti legam abu-abu tua mendung abadi Bahuku akan hitam layaknya berjuta tahun tegap dibebani malam dinding-dinding bukit Tanganku akan hitam dibakar gua gua emas di selingkaran terjal terjal perut bumiku Demikian lah indahnya hitam karena itu jiwaku akan hitam yang tak pernah meratap lazimnya jiwa yang paham bahwa merdeka adalah sukmaku yang tak pernah terampas bagiku merdeka adalah bintang-bintang timur yang tak goyah tak redup oleh datangnya pagi pagi lah yang menemani bintang bintang timur hasrat merdekaku merdekaku tak boleh dirampas karena merdekaku adalah senjata merdeka bangsaku y...

Begitu Saja, Biar Lengkap, Kita Mati.

Begitu Saja, Biar Lengkap, Kita Mati. Diteruskan dari: Febby Makoma Pigome _________________ Pada musim semi di tahun yang indah itu, aku berada di Meriam. Kebun-kebun penuh bunga brokoli dan ibu papuani diselimuti permadani rumput hijau seperti rahasia bumi yang dipelihatkan kepada surga. Pohon-pohon jeruk dan mangga tampak seperti pengantin perempuan dengan gaun-gaun putih-kuning dan bunga semerbak yang dikirim alam untuk memberi ilham para penyair dan membangkitkan daya khyal. Musim semi indah dimana-mana, tapi lebih indah di pulau Teluk Cendrawasih. Ia adlah semangat yang berkeliaran di keliling bumi, tetapi mondar-mandir di atas pulau Teluk Cendrawasih, berpapasan dengan orang2 sang pegiat pendiam, menyanyikan kidung beranjang bersama sungai-sungai ; mengulang kembali tebaran suci pulau Teluk terhadap ingatan kejayaan dan kemegahan masa silam. Meriam bebas dari lumpur musim dingin dan debu pada musim semi, seperti pramugari yang duduk di tepi sungai menghangatkan kul...

JALAN RAYAH PAPUA MERDEKA NABIRE PAPUA

Oleh: Cerpen Abed JALAN RAYAH PAPUA MERDEKA NABIRE PAPUA. *jalan merdeka.? jalan rayah, jalan merderka kota nabire papua sangat ironisnya hanya mengatas namakan jalan besar menjadi jalan papua merdeka. Inspirasi yang sangat jitualisme dan sangat loyalitas sebab ada akibat, tidak ada pertanyaan bagi setiap orang atau masyarakat MEPAGO untuk jalan rayah papua merdeka ini karenakan, 24 jam selalu otomatisme eksistensi naik turung ramai dan,  semua orang heppy. Hingga itu saya duduk di sampin jalan rayah papua berdeka nabire papua. Tiba-tiba ada 1 orang tua lewat depana mata saya lalu, saya panggil dan saya tanyakan dia hallo papak tua saya mau tanya ini io anak bagaimana, kata saya begini pak," jalan rayah papua berdeka ini kapan orang2 karismatik mereka mengatas namakan jalan rayah ini" kata papak tua dua, io anak jalan rayah papua merdeka nabire ini, termasuk saya kita menamakan jalan ini, jadi jalan rayah papua merdeka terus dan hingga hari ini masi ada berlaku mengata...

Makna Kemerdekaan Timor Leste Bagi West Papua

Oleh Vicktor Yeimo Tanggal 28 November 2015, Timor Leste akan merayakan hari Proklamasi kemerdekaanya ke-40, setelah mereka berjuang melepaskan diri dari kolonialisme Portugal dan Indonesia. Sementara, West Papua yang masih dijajah penguasa Indonesia akan memperingati hari manifesto politiknya yang ke 54, pada 1 Desember 2015. Timor Leste dan West Papua adalah dua wilayah yang dianeksasi oleh nafsu ekspansionisme Indonesia. Setelah Timor Leste berhasil mengusir kolonialisme Indonesia tahun 1999 melalui referendum, terbilang 16 tahun mereka membangun bangsa dan negaranya. Apa sebenarnya yang patus dipelajari, dimaknai dan diperjuangkan oleh bangsa Papua saat ini dari Timor Leste? Pertama, pengalaman perjuangan mengusir kolonial. Timor Leste memiliki nasionalisme ideologis yang menjadi roh bagi perjuangan melawan kolonialisme Indonesia. Itulah yang melandasi jiwa raga mereka dalam merebut kemerdekaannya. Itulah yang membuat mereka sulit dirayu dengan seribu satu program kolonialis...

Anarkisme dan Hak Atas Penentuan Nasib Sendiri West Papua

Oleh: Veronica  Koman Mengingat masih ada kalangan anarko yang masih enggan mendukung gerakan pembebasan nasional West Papua karena menganggap ini adalah perjuangan statist, berikut ini adalah alasan-alasan mengapa anarkisme yang tidak mendukung gerakan ini justru inkonsisten dengan nilai-nilai anarkisme: 1. Anarki adalah tentang individu anti-otoritarian, juga tentang bagaimana kita manusia yang bebas menentukan nasib sendiri. Anarko yang membantu gerakan pembebasan nasional West Papua bukan sedang membantu West Papua menjadi negara sendiri, namun mendukung West Papua bisa menentukan nasib mereka sendiri: tetap terjajah atau berdiri sendiri. 2. Keresahan kaum anarko anti-statist bahwa ketika nanti "berdiri sendiri" berarti menjadi negara baru maka hal tersebut adalah bentuk penindasan baru tidak sepenuhnya salah maupun benar. Apabila ditarik dari sejarahnya, yang menciptakan batas-batas negara adalah kaum imperialis, masyarakat adat tidak mengenal itu. Kolonialism...

"Saya ngerti, karena saya punya anak"

Update Hari ke 3 Pukul 03.07, 4 Mei 2019 Bunga solidaritas: "Saya ngerti, karena saya punya anak" Beralas aspal, bidang menukik ke bawah, di depan pagar Kemenristekdikti, sebagian kawan terlelap, memulihkan tenaga untuk melanjutkan aksi protes di bawah Tenda Perjuangan untuk Perubahan. Sementara itu, sebagian kawan lainnya begadang menjaga Tenda tetap aman. Meskipun hingga hari ini tidak ada respon dari Menristejdikti, tekad kawan-kawan pemuda-mahasiswa tak surut untuk mendesak tuntutan. Semangat menjadi-jadi,  karena kemarin berdatangan solidaritas untuk Tenda Perjuangan. Kemarin pagi,  baru saja matahari unjuk sinarnya, seorang ibu menghampiri Tenda membawa sekantong  berisi nasi uduk bungkus, kami menerima meski tidak ada dari kami yang mengenalnya. Siang harinya seorang kawan perempuan membawa sekantong roti. Tidak lama kemudian kawan perempuan lainnya membawa sekantong nasi bungkus. Menjelang senja, adalagi seorang kawan laki-laki membawa kompor p...

PENCULIKAN AKTIVIS MAHASISWA UM

RILIS KRONOLOGI. KOALISI MASYARAKAT SIPIL MALANG MENGUTUK PENCULIKAN AKTIVIS MAHASISWA UM YANG DIDUGA DILAKUKAN OLEH APARAT 03 MEI2019 18.30: Saudara Ahmad Kevin Alfirdaus (Kevin), mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berencana berangkat ke agenda diskusi terbuka yang dilaksanakan oleh LPM DIANNS di lobby gedung A Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) Malang yang bertemakan Krisis Ekologi Bukti Luka Ibu Pertiwi. Untuk itu, saudara kevin mengajak rekannya saudara Yesaya untuk bisa hadir di agenda tersebut. 19.00: Sesampai di parkiran lokasi acara, Kevin sempat menelepon panitia acara menanyakan detail lokasi acara. Setelah Kevin mengetahui, Ia sempat mengkonfirmasi menuju lokasi acara yang letaknya sekitar 10 meter. Namun ternyata Kevin tak kunjung datang. Panitia mencoba mencari Kevin di luar gedung dan hanya mendapati kawan Kevin, yaitu Yesaya. Yesaya memberikan informasi kepada panitia, bahwa Kevin diculik. Yesaya memberikan kesaksiannya. Menurutny...

Penderitaan Buruh Dalam Negara Demokrasi NKRI

Sarinah menulis (May 2, 2015 at 3:01am) Orasi saya tadi siang: Kawan-kawan tahu, pernah ada kejadian, seorang buruh perempuan yang mengandung 9 bulan masih bekerja shift 3. Ia melahirkan di kamar mandi tanpa sepengetahuan pengusaha. Ada seorang buruh yang mengalami kecelakaan motor karena ia melihat barang yang tidak bisa ia beli di pinggir jalan. Apa itu? Itu buah anggur. Atau, ada buruh outsourcing di Batam yang upahnya hanya Rp. 800 ribu, sementara harga 1 kaos yang dia produksi harganya Rp. 1,4 juta. Kita tahu buruh menderita, kaum intelektual tahu buruh menderita. Tapi, banyak yang tidak tahu bagaimana detail-detail penderitaan buruh. Dan, buruh dibuat untuk menderita perasaan rendah diri, perasaan inferiority complex. Dibuat berpikir bahwa menuntut itu sama dengan tidak tahu diri. Ketika buruh menuntut upah sebesar 3 juta, ia dianggap tidak tahu diri. Tapi, kapitalis tidak pernah menjelaskan berapa keuntungan perusahaan. Buruh ditakut-takuti bahwa kalau mereka menuntut maka ...

Pernyataan sikap Mahasiswa USTJ Memperingati Hari Pendidikan

PERNYATAAN SIKAP MAHASISWA USTJ Proses lahirnya Universitas Sains dan Teknologi Jayapura berawal dari didirikannya Akademik Tekhnik Pekerjaan Umum (ATPU) pada tanggal 7 Juli 1984 oleh Bapak Izaac Hindom yang saat itu menjabat sebagai gubernur Irian Jaya dan oleh Bapak Ir. As’ary Rumuson yang saat itu menjabat sebagai kepala kantor pekerjaan umum wilayah Irian Jaya. ATPU saat itu mengelola 2 jurusan dengan jenjang diploma, yaitu jurusan teknik mesin dan teknik sipil, merupakan lembaga tinggi teknik pertama yang ada di Irian Jaya.  Berselang tujuh tahun kemudian pada tanggal 22 Juni 1991 di bawah pengelolaan Yayasan Bhinneka Tunggal Ika (YBTI) Jayapura serta ATPU berubah nama menjadi Akademi Teknik Jayapura (ATJ) dan dipimpin oleh direktur Bapak Drs. M. Ali Kastela, M.MT. Perubahan ini dikukuhkan dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No : 1386/0/1991.  Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap tenaga keteknikan terutama pada jenjang st...

Yogyakarta–1 Mei 2019. Aliansi yang tergabung dalam Komite aksi Mayday untuk Rakyat (KAMRAT

Yogyakarta–1 Mei 2019. Aliansi yang tergabung dalam Komite aksi Mayday untuk Rakyat (KAMRAT) hidadang oleh aparatur kepolisian Yogyakarta. Dampak dari prmblokadean jalan yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengakibatkan aktivitas warga peguna jalan Kusuma Negara Yogyakarta terganggu. Awalnya, massa aksi hendak melakukan aksi damai dalam bentuk long-march menuju titik Nol (0) Km, sesuai degan surat pemberitahuan aksi yang di berikan kepada pihak kepolisian pada tgl 29 Mei. Anehnya aksi yang baru dimulai lansung dihadang degan alasan titik nol rawan?. Padahal, selain Aliansi kamrade, ada beberapa Aliansi lain yang juga melakukan aksi dalam memeprugati hari buruh Internasional di Titik nol Km. Artinya, jelas bahwa, aparat kepolisian yang Rasis, berdiri sebagai garis depan untuk untuk melindungi kepentingan elit politik borjuasi nasional yang selama ini menindas dan penjajah rakyatnya sendiri. Selain rakyat yang menjadi korban, kepolisian dgn jelas menghancurkan Konstitusi (Pa...

Koalisi Masyarakat SIPIL Kota Bandung Kecam Tindakan Aparat Keamanan (Polri dan TNI) dalam Aksi May Day Bandung 2019

Aksi May Day di Kota Bandung telah diwarnai dengan tindakan sewenang-wenang aparat keamanan. Polri dan TNI telah membubarkan paksa massa aksi dengan memukul secara mambabi buta tanpa perlawanan. Tak hanya itu mereka juga menangkap, mengumpulkan, menelanjangi, menyuruh jalan jongkok satu demi satu, menggunduli, mengecat tubuh, serta mempermalukan massa aksi di depan umum. Sebelum pemukulan terjadi pada 09:00 WIB, massa aksi berkumpul di kawasan Cikapayang, Dago. Kemudian pada pukul 10:00 mereka bergerak menuju Monumen Juang, Jawa Barat. Namun saat dalam perjalanan sekitar pukul 11.00 WIB tepatnya di jalan Bagusrangin, massa dihadang aparat keamanan. Mereka dipukul hingga mengalami luka dan sobek di kepala. Sebanyak delapan orang di antaranya ditangkap dan dikurung di salah satu sekolah di kawasan tersebut. Tak hanya itu, dua jurnalis foto (Reza dan Prima) mengalami kekerasan dari aparat Kepolisian. Reza dianiaya oleh aparat dengan ditendang dan diinjak, hingga mengalami cedera....

May Day Dipelonco

May Day Dipelonco Diteruskan dari Kamrade Metaruang Massa aksi yang disikat aparat tadi siang kini ditelanjangi dan digunduli. Mereka diamankan di polrestabes Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, barisan massa aksi dipecah oleh aparat saat tengah konvoy di jalan Dipatiukur, BDG. Massa yang terpecah membuyar dan ditengarai ribut dengan aparat. Beberapa kawan dijenggut, diseret, dibogem dan ditendang. Dipukul rotan dan dipaksa masuk mobil aparat. Kawan yang mencoba menolong kawan lain pun sama-sama dihajar. Kesaksian kawan perempuan kami yang bergabung dengan tim paramedis, saat ia tengah menarik lengan kawannya yang diringkus aparat, tangannya digeprak rotan dan tubuhnya ikut terseret menggaruk aspal. Tak berhenti, aparat pun menendang bokongnya. Jumlah korban luka yang didata tim paramedis pun mencengangkan. Terdapat kawan yang bocor dahinya, ada yang boyak di bagian lutut, lengan yang hampir patah, serta lusinan luka memar. Tim Prabu yang amat dominan di jalanan itu pun me...

Siapa Goliat Tabuni?

Oleh: Straky Alias Lion Siapa Goliat Tabuni? Dia adalah Panglima Tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Dia tangguh. Dia kokoh, pantang mundur dalam perlawanan bersenjata melawan militer kolonial Indonesia. Dia guru gerilya, sang penguasa rimba. Dia pejuang kemerdekan, the icon of freedom fighter. Karenanya, pada tahun 2012, ia didaulat sebagai panglima TPN-PB dalam kongres TPN-PB di Biak, West Papua. Apa itu TPN-PB? TPN-PB adalah institusi militer Papua Barat. TPN-PB adalah sayap perlawanan dari perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. TPN-PB memiliki pembagian komando militer yang jelas di seluruh wilayah Papua Barat, sebagai sarat mutlak dalam pembentukan negara Papua Barat yang sedang diperjuangkan. Apa tugas TPN-PB? Ia menjalankan fungsi pertahanan dan revolusi Papua Barat. Ia bertugas untuk menjaga wilayah teritori West Papua dan isinya dari ancaman kolonialisme dan Imperialisme. Ia tidak kompromi dengan segala bentuk pembangunan Indonesia yang bertu...

Koran Kejora Edisi Maret/April 2019

Dalam kondisi gerakan perjuangan rakyat Papua Barat beragam kondisi kelas penindasan yang terjadi di West Papua dan perlu untuk menyikapi, membadah dalam analisis yang sangat subjektif untuk mengungkapkan kondisi realitas yang ada. Maka, untuk mendiskusikannya, perdebatan, membutuhkan wawasan ide, materi dalam menganalisiskan tersebut; Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Biro Agitasi dan Propaganda Pusat akan mengagitasikan melalui online dan non-online dengan tema "Penindasan Rakyat Papua" Prekpektifnya mengarah pada, Mahasiswa, Buruh, Nelayan, Tani, Kaum Miskin Kota, Pedagang, Mama-Mama Pasar. Bagi siapa yang ingin mengrim tulisan silahkan melalui email: aliansimahasiswapapua@gmail.com Koran edisi kali ini terbagi dari dua rubrik besar: OPINI dan PUISI. 1. OPINI Ini kriteria penulisan Opini (Esai): - Max kata 1500 (3 lembar) minimal 800. - Ukuran huruf 11 dan jenis huruf Calibri. Dalam menulis Opini tersebut, tulisan yang akan kawan-kawan tuliskan tidak terlepas d...

Deklarasi FRI-West Papua: Ormas Reaksioner Demo di Depan

Deklarasi FRI-West Papua: Ormas Reaksioner Demo di Depan Belasan massa Ormas reakasioner yang mengatasnamakan mahasiswa dan masyarakat Jakarta beserta militernya melakukan orasi mimbar bebas di depan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, jln. Diponegoro 74, Jakarta Timur, (29/11). Kelompok Reaksioner ini berorasi Menolak Deklarasi Fron Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-West Papua), yang digelar melalui konfrensi pers di Kantor LBH Jakarta, (29/11). FRI-West Papua adalah front sebuah wadah Solidaritas dukungan penuh kepada Hak Penentuan Nasip Sendiri Bagi Bangsa Papua, yang dideklarasikan oleh Rakyat (pro demokrasi) indonesia dengan dalil ada Rakyat Indonesia yang melawan Kolonialisme NKRI kepada Bangsa Papua, dan mau mengatakan kepada rakyat Papua dan Dunia bahwa Mereka bukan bagian dari barisan Penjajah, dan ingin membebaskan diri dari Kolonialisme yang di lakukan atas-nama Rakyat Indonesia. Puluhan Polisi beserta Aksi Kelompok reaksioner yang berorasian soal ...

AMP mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 25 Desember 2016

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Yesus Kristus, Tuhan di kota Daud.” – Lukas 2:11 "... hendak memberi karunia bagi orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi bumi." – Al-Qur'an (28:5) Aliansi Mahasiswa Papua mengucapkan selamat Natal 25 Desember tahun 2016 dan selamat menyongsong Tahun Baru, 2017. Semoga dengan rayahkannya hari kelahiran sang Juru Selamat atau sang Revolusioner, Yesus Kristus, membawa terang dan persatuan kita (tanpa membedakan etnis, agama, ras, suku, budaya, dan perbedaan lain yang memecahkan persatuan kita) dalam perjuangan pembebasan Nasional bangsa West Papua. http://www.ampnews.org/2016/12/amp-mengucapkan-selamat-hari-kelahiran.html

AKSI TRI-KORA ILEGAL ! HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI SOLUSI BAGI RAKYAT PAPUA BARAT

'Aparat Gabungan TNI_POLRI Jayawijaya Melakukan Tindakan Kekerasan Terhadap Camrade STEVEN PEYON [Sekretaris Umum KNPB] Wilayah Sorong Raya' Ini Sebuah Foto Penyiksaan Terhadap Sekum KNPB Sorong Raya. (Sumber: KNPB Sorong) Kronologi Aksi (FRI WEST-PAPUA Kolektif Kota Ambon : """""""""""""""""""""""" Ambon - Kampus Universitas Pati Mura (UMPATI) 19 Desember 2016, Rute Aksi Bertempat di depan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Kampus A Jl . Ir . M .Putehena Poka Ambon. Pukul 10.22 Massa aksi sudah 2 orang yang datang, masa aksi mulai bertambah 3 orang lagi, jumlah masa aksi sudah 5 orang. Pukul 10.35 masa aksi masi menunggu propagandanya yang masih di photo kopi, aksi belum di mulai, suasana kampus di penuhi oleh mahasiswa. Pukul 10.40 ada kedatangan satu anggota kepolisian ke dalam kampus dengan seragam lengkap, patroli ke dalam kampus...