Skip to main content

Siapa Goliat Tabuni?

Oleh: Straky Alias Lion

Siapa Goliat Tabuni?

Dia adalah Panglima Tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Dia tangguh. Dia kokoh, pantang mundur dalam perlawanan bersenjata melawan militer kolonial Indonesia. Dia guru gerilya, sang penguasa rimba. Dia pejuang kemerdekan, the icon of freedom fighter. Karenanya, pada tahun 2012, ia didaulat sebagai panglima TPN-PB dalam kongres TPN-PB di Biak, West Papua.

Apa itu TPN-PB?
TPN-PB adalah institusi militer Papua Barat. TPN-PB adalah sayap perlawanan dari perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. TPN-PB memiliki pembagian komando militer yang jelas di seluruh wilayah Papua Barat, sebagai sarat mutlak dalam pembentukan negara Papua Barat yang sedang diperjuangkan.

Apa tugas TPN-PB?
Ia menjalankan fungsi pertahanan dan revolusi Papua Barat. Ia bertugas untuk menjaga wilayah teritori West Papua dan isinya dari ancaman kolonialisme dan Imperialisme. Ia tidak kompromi dengan segala bentuk pembangunan Indonesia yang bertujuan memperkokoh kekuasaan kolonialisme dan imperialisme di teritori West Papua. Ia bertugas untuk selamatkan bangsa Papua dari ancaman pemusnahan oleh kolonialisme Indonesia. Ia bertugas untuk membawa bangsa Papua memiliki negara, yang bebas dari kolonialisme dan imperialisme.

Apa sikap kita?
Menutup telinga dari semua propaganda kolonial. Mereka membenarkan diri atas nama pembangunan sambil mengkriminalisasi perjuangan sejati para gerilyawan kita di hutan belantara. Tetapi juga tugas kita untuk memberi kesadaran kemanusiaan, HAM, dan demokrasi terhadap penguasa Indonesia, terhadap TNI/Polri agar memahami perjuangan bangsa Papua untuk menentukan nasibnya sendiri. Tugas kita untuk kasi tahu kepada mereka untuk membuka krang demokrasi dari pada operasi militer. Karena, yang kita perjuangkan adalah kebenaran yang juga diakui oleh Indonesia.

#7761
#Lion

Comments

Popular posts from this blog

KRONOLOGI LENGKAP MEY DAY Dan 56 Tahun Aneksasi West Papua

Sumber: Grup Facebook (Koran Kejora) Yogyakarta (1/5) Penghadangan, Represi, Pemukulan, dan Perusakan oleh aparat Kepolisian Resor Kota Yogya karta terhadap massa aksi KAMRAT (Komite Aksi Mayday untuk Rakyat) dalam memperingati Hari Buruh Internasional dan 56 Tahun Aneksasi West Papua. Pukul 07.00 WIB, massa aksi berkumpul di titik kumpul (Asrama Kamasan) mempersiapkan perlengkapan aksi. Pukul 09.45 WIB, Massa Aksi bersiap, berbaris keluar Kamasan, Long March menuju Titik Nol KM. Pukul 10.00 WIB, Kapolresta Yogyakarta, Armaini, menghalangi massa aksi bergerak ke Titik Nol, dengan alasan ada massa tandingan dari ormas Paksi Katon dan FJR. Kapolres bersikeras agar Massa Aksi KAMRAT berpindah lokasi aksi. Pukul 10.10 WIB, Negosiator, Korlap Aksi dan pendamping hukum dari LBH Yogyakarta melakukan perundingan dengan Kapolres agar Massa Aksi tetap bisa bergerak menuju Titik Nol KM. Pukul 11.00 WIB, Perundingan berjalan alot dan akhirnya massa aksi berkompromi dan akan be...

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem _________________________________________________ Oleh: Constantinopel Ruhukail, Producer Majalah Fajar Merdeka dan Pro-Patria di bawah Kementerian Penerangan Pemerintahan Revolusi Sementara Republik Papua Barat(PRS-PB) - Markas Victoria - Nagasawa, Ormu Kecil,  1982. ________________________________________________ Di masa Belanda, Seth Jafet Rumkorem adalah seorang pegawai rendah Maskapai Penerbangan KLM yang beroperasi di Jepang. Ia bekerja di Maskapai ini setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di PMS KotaRaja, Abepura. Sebagai hasil dari New York Agreement, Indonesia resmi mengambil-alih Papua Barat dari kekuasaan Belanda pada tanggal 1 Mei 1963. Indonesia secara tergesa menggantikan nama wilayah Papua Barat dari Netherlands Nieuw Guinea menjadi Irian Barat, dan melantik Eliezer Jan Bonay sebagai Gubernur Irian Barat. Setelah Papua Barat diambil-alih oleh Pemerintah Rep...