Skip to main content

Posts

Showing posts with the label AMP

Gereja Diam Umat Tuhan Di Ujung Kepunahan.

Umat Tuhan di Papua Semakin Darurat  Kemiskinan, Penindasan, Pengejaran, Intimidasi Sampai pada Kelenyapan Hidup. Umat Tuhan Yang butah Melawan datangnya Penindasan, Kemiskinan, Penjajahan Yang Selalu Mengharapkan, Menanti Mukjizat dari Tuhan. Umat Tuhan Telah Menelan Kasih Yang Sabar " Jika Ditampar Pipi kanan Berikanlah Pipi kiri Mu" jika Lahan Dan Hutan Mu Direbut Berikan Juga Sanak Saudara Agar Habislah Kehidupan Umat Orang Papua, Masalah Keselamatan  Melalui Injil Yang Hidup dan Percaya Kepada Allah Melalui Yesus Kristus Adalah Sudah Diselesaikan Oleh Yesus Sendiri yaitu ; Yesus yang disebut anak Allah Yang dikirim untuk Menyelamatkan Umat dibumi Sekaligus Memberitakan Kepada Umat Manusia Bahwa Injil Tuhan Adalah Jalan Dan Kebenaran Yang Hidup Kekal. Kisah Yesus atau Perjuangan Yesus Telah Selesai, Melawan Para Penjajah di Kerajaan zaman itu dan Telah Selesai Juga Kabar baik itu sampai Pada Ujung Bumi, kenyataannya Kita dapat Melihat Dipelosok Manapun Terdapat Rumah...

Yogyakarta–1 Mei 2019. Aliansi yang tergabung dalam Komite aksi Mayday untuk Rakyat (KAMRAT

Yogyakarta–1 Mei 2019. Aliansi yang tergabung dalam Komite aksi Mayday untuk Rakyat (KAMRAT) hidadang oleh aparatur kepolisian Yogyakarta. Dampak dari prmblokadean jalan yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengakibatkan aktivitas warga peguna jalan Kusuma Negara Yogyakarta terganggu. Awalnya, massa aksi hendak melakukan aksi damai dalam bentuk long-march menuju titik Nol (0) Km, sesuai degan surat pemberitahuan aksi yang di berikan kepada pihak kepolisian pada tgl 29 Mei. Anehnya aksi yang baru dimulai lansung dihadang degan alasan titik nol rawan?. Padahal, selain Aliansi kamrade, ada beberapa Aliansi lain yang juga melakukan aksi dalam memeprugati hari buruh Internasional di Titik nol Km. Artinya, jelas bahwa, aparat kepolisian yang Rasis, berdiri sebagai garis depan untuk untuk melindungi kepentingan elit politik borjuasi nasional yang selama ini menindas dan penjajah rakyatnya sendiri. Selain rakyat yang menjadi korban, kepolisian dgn jelas menghancurkan Konstitusi (Pa...

Koalisi Masyarakat SIPIL Kota Bandung Kecam Tindakan Aparat Keamanan (Polri dan TNI) dalam Aksi May Day Bandung 2019

Aksi May Day di Kota Bandung telah diwarnai dengan tindakan sewenang-wenang aparat keamanan. Polri dan TNI telah membubarkan paksa massa aksi dengan memukul secara mambabi buta tanpa perlawanan. Tak hanya itu mereka juga menangkap, mengumpulkan, menelanjangi, menyuruh jalan jongkok satu demi satu, menggunduli, mengecat tubuh, serta mempermalukan massa aksi di depan umum. Sebelum pemukulan terjadi pada 09:00 WIB, massa aksi berkumpul di kawasan Cikapayang, Dago. Kemudian pada pukul 10:00 mereka bergerak menuju Monumen Juang, Jawa Barat. Namun saat dalam perjalanan sekitar pukul 11.00 WIB tepatnya di jalan Bagusrangin, massa dihadang aparat keamanan. Mereka dipukul hingga mengalami luka dan sobek di kepala. Sebanyak delapan orang di antaranya ditangkap dan dikurung di salah satu sekolah di kawasan tersebut. Tak hanya itu, dua jurnalis foto (Reza dan Prima) mengalami kekerasan dari aparat Kepolisian. Reza dianiaya oleh aparat dengan ditendang dan diinjak, hingga mengalami cedera....

May Day Dipelonco

May Day Dipelonco Diteruskan dari Kamrade Metaruang Massa aksi yang disikat aparat tadi siang kini ditelanjangi dan digunduli. Mereka diamankan di polrestabes Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, barisan massa aksi dipecah oleh aparat saat tengah konvoy di jalan Dipatiukur, BDG. Massa yang terpecah membuyar dan ditengarai ribut dengan aparat. Beberapa kawan dijenggut, diseret, dibogem dan ditendang. Dipukul rotan dan dipaksa masuk mobil aparat. Kawan yang mencoba menolong kawan lain pun sama-sama dihajar. Kesaksian kawan perempuan kami yang bergabung dengan tim paramedis, saat ia tengah menarik lengan kawannya yang diringkus aparat, tangannya digeprak rotan dan tubuhnya ikut terseret menggaruk aspal. Tak berhenti, aparat pun menendang bokongnya. Jumlah korban luka yang didata tim paramedis pun mencengangkan. Terdapat kawan yang bocor dahinya, ada yang boyak di bagian lutut, lengan yang hampir patah, serta lusinan luka memar. Tim Prabu yang amat dominan di jalanan itu pun me...

KRONOLOGI LENGKAP MEY DAY Dan 56 Tahun Aneksasi West Papua

Sumber: Grup Facebook (Koran Kejora) Yogyakarta (1/5) Penghadangan, Represi, Pemukulan, dan Perusakan oleh aparat Kepolisian Resor Kota Yogya karta terhadap massa aksi KAMRAT (Komite Aksi Mayday untuk Rakyat) dalam memperingati Hari Buruh Internasional dan 56 Tahun Aneksasi West Papua. Pukul 07.00 WIB, massa aksi berkumpul di titik kumpul (Asrama Kamasan) mempersiapkan perlengkapan aksi. Pukul 09.45 WIB, Massa Aksi bersiap, berbaris keluar Kamasan, Long March menuju Titik Nol KM. Pukul 10.00 WIB, Kapolresta Yogyakarta, Armaini, menghalangi massa aksi bergerak ke Titik Nol, dengan alasan ada massa tandingan dari ormas Paksi Katon dan FJR. Kapolres bersikeras agar Massa Aksi KAMRAT berpindah lokasi aksi. Pukul 10.10 WIB, Negosiator, Korlap Aksi dan pendamping hukum dari LBH Yogyakarta melakukan perundingan dengan Kapolres agar Massa Aksi tetap bisa bergerak menuju Titik Nol KM. Pukul 11.00 WIB, Perundingan berjalan alot dan akhirnya massa aksi berkompromi dan akan be...

Siapa Goliat Tabuni?

Oleh: Straky Alias Lion Siapa Goliat Tabuni? Dia adalah Panglima Tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Dia tangguh. Dia kokoh, pantang mundur dalam perlawanan bersenjata melawan militer kolonial Indonesia. Dia guru gerilya, sang penguasa rimba. Dia pejuang kemerdekan, the icon of freedom fighter. Karenanya, pada tahun 2012, ia didaulat sebagai panglima TPN-PB dalam kongres TPN-PB di Biak, West Papua. Apa itu TPN-PB? TPN-PB adalah institusi militer Papua Barat. TPN-PB adalah sayap perlawanan dari perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. TPN-PB memiliki pembagian komando militer yang jelas di seluruh wilayah Papua Barat, sebagai sarat mutlak dalam pembentukan negara Papua Barat yang sedang diperjuangkan. Apa tugas TPN-PB? Ia menjalankan fungsi pertahanan dan revolusi Papua Barat. Ia bertugas untuk menjaga wilayah teritori West Papua dan isinya dari ancaman kolonialisme dan Imperialisme. Ia tidak kompromi dengan segala bentuk pembangunan Indonesia yang bertu...

Koran Kejora Edisi Maret/April 2019

Dalam kondisi gerakan perjuangan rakyat Papua Barat beragam kondisi kelas penindasan yang terjadi di West Papua dan perlu untuk menyikapi, membadah dalam analisis yang sangat subjektif untuk mengungkapkan kondisi realitas yang ada. Maka, untuk mendiskusikannya, perdebatan, membutuhkan wawasan ide, materi dalam menganalisiskan tersebut; Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Biro Agitasi dan Propaganda Pusat akan mengagitasikan melalui online dan non-online dengan tema "Penindasan Rakyat Papua" Prekpektifnya mengarah pada, Mahasiswa, Buruh, Nelayan, Tani, Kaum Miskin Kota, Pedagang, Mama-Mama Pasar. Bagi siapa yang ingin mengrim tulisan silahkan melalui email: aliansimahasiswapapua@gmail.com Koran edisi kali ini terbagi dari dua rubrik besar: OPINI dan PUISI. 1. OPINI Ini kriteria penulisan Opini (Esai): - Max kata 1500 (3 lembar) minimal 800. - Ukuran huruf 11 dan jenis huruf Calibri. Dalam menulis Opini tersebut, tulisan yang akan kawan-kawan tuliskan tidak terlepas d...

AMP mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 25 Desember 2016

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Yesus Kristus, Tuhan di kota Daud.” – Lukas 2:11 "... hendak memberi karunia bagi orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi bumi." – Al-Qur'an (28:5) Aliansi Mahasiswa Papua mengucapkan selamat Natal 25 Desember tahun 2016 dan selamat menyongsong Tahun Baru, 2017. Semoga dengan rayahkannya hari kelahiran sang Juru Selamat atau sang Revolusioner, Yesus Kristus, membawa terang dan persatuan kita (tanpa membedakan etnis, agama, ras, suku, budaya, dan perbedaan lain yang memecahkan persatuan kita) dalam perjuangan pembebasan Nasional bangsa West Papua. http://www.ampnews.org/2016/12/amp-mengucapkan-selamat-hari-kelahiran.html