Skip to main content

Satu warga pengungsi Ndugwa Meninggal

Satu warga pengungsi Ndugwa Meninggal di Pengungsian wamena kabupaten Jaya wijaya papua.

Telah Meninggal Dunia Bpk WETELAS WANDIKBO

Kronologis singkat :
Beliau  telah jatuh Sakit sejak 01 Desember 2018. Almarhum Di jemput mengunakan helikopter dari ibu kota keneyam ke distrik Mapnduma, dan tiba di keneyam bulan  lalu, kemudian beliau dari keneyam ke wamena pada tangal 18/02/2019, selama tingal di wamena korban  memang dalam keadaan sakit yg makin para sampai kemarin keluarga bawa ke rumah sakit umum wamena dan korban di pangil oleh Pencipta-Nya Di Rumah sakit umum wamena kabupaten jaya wijaya.
Meninggal pada tgl 09 /03/2019.
Jam 11: 25 wit. Bertempat di RSUD Wamena kabupaten Jaya wijaya. Dengan keluhan Sakit.
Sementara jaenaza di semayamkan di rumah duka keluarga di wamena Papua.
Prosesi pemakaman akan dilakukan besok hari senin tanggal 10 maret 2019 di pemakaman umum sinakma Wamena Papua

Comments

Popular posts from this blog

KRONOLOGI LENGKAP MEY DAY Dan 56 Tahun Aneksasi West Papua

Sumber: Grup Facebook (Koran Kejora) Yogyakarta (1/5) Penghadangan, Represi, Pemukulan, dan Perusakan oleh aparat Kepolisian Resor Kota Yogya karta terhadap massa aksi KAMRAT (Komite Aksi Mayday untuk Rakyat) dalam memperingati Hari Buruh Internasional dan 56 Tahun Aneksasi West Papua. Pukul 07.00 WIB, massa aksi berkumpul di titik kumpul (Asrama Kamasan) mempersiapkan perlengkapan aksi. Pukul 09.45 WIB, Massa Aksi bersiap, berbaris keluar Kamasan, Long March menuju Titik Nol KM. Pukul 10.00 WIB, Kapolresta Yogyakarta, Armaini, menghalangi massa aksi bergerak ke Titik Nol, dengan alasan ada massa tandingan dari ormas Paksi Katon dan FJR. Kapolres bersikeras agar Massa Aksi KAMRAT berpindah lokasi aksi. Pukul 10.10 WIB, Negosiator, Korlap Aksi dan pendamping hukum dari LBH Yogyakarta melakukan perundingan dengan Kapolres agar Massa Aksi tetap bisa bergerak menuju Titik Nol KM. Pukul 11.00 WIB, Perundingan berjalan alot dan akhirnya massa aksi berkompromi dan akan be...

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem _________________________________________________ Oleh: Constantinopel Ruhukail, Producer Majalah Fajar Merdeka dan Pro-Patria di bawah Kementerian Penerangan Pemerintahan Revolusi Sementara Republik Papua Barat(PRS-PB) - Markas Victoria - Nagasawa, Ormu Kecil,  1982. ________________________________________________ Di masa Belanda, Seth Jafet Rumkorem adalah seorang pegawai rendah Maskapai Penerbangan KLM yang beroperasi di Jepang. Ia bekerja di Maskapai ini setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di PMS KotaRaja, Abepura. Sebagai hasil dari New York Agreement, Indonesia resmi mengambil-alih Papua Barat dari kekuasaan Belanda pada tanggal 1 Mei 1963. Indonesia secara tergesa menggantikan nama wilayah Papua Barat dari Netherlands Nieuw Guinea menjadi Irian Barat, dan melantik Eliezer Jan Bonay sebagai Gubernur Irian Barat. Setelah Papua Barat diambil-alih oleh Pemerintah Rep...