Skip to main content

TEROR PENINDASAN MEREKA

Puisi Oleh Oskar Gie
TEROR PENINDASAN MEREKA

Di gubuk perjuangan papuani
penindasan itu sangat marak.
Ia berderu-deru di luar gubuk
mengintimidasi,
mengutuk persatuan
dari nasionalisme papua merdeka

Ia berderu-deru
memberi teror
membawa butir-butir ketakutan
berhamburan di tiap wajah papuani
Seakan penindasannya dapat menyusup
ke dalam sukma perjuangan,
memagari hati kita
dari kesadaran papua merdeka

Tapi sayang ....
Teror dan intimidasinya
akan gagal,
tak ada faedanya sama sekali

Manakala penindasan itu
memusnakan bunga-bunga perlawanan
di kiri jalan  papua merdeka
Tapi tak akan merenggot
biji-biji revolusionernya

Karna di balik gubuk
dari perjuangan papuani yang benar
Ada CINTA layaknya perempuan melawan
yang suci bagi rakyat papua
dan KEKUATAN layaknya para lelaki
yang gagah berani bagi perjuangan
pembebasan papua merdeka

Jadi kawan-kawan
di kiri jalan papua merdeka
Jangan sampai kita terintimidasi
oleh teror penindasan mereka
Biar Papua Merdeka,
kita sayang perlawanannya

~ Narasi kiri, Oskar H.
(Djogjakarta, 07 April 2018)

Comments

Popular posts from this blog

LBH Jakarta Kecam Pembubaran Paksa Demo Aliansi Mahasiswa Papua FRI WEST PAPUA

Lembaga Bantuan Hukum ( LBH Jakarta )  mengecam  keras  pembubaran paksa  dan penangkapan massa  demo   Aliansi Mahasiswa Papua  se-Jawa dan Bali oleh Polda Metro Jaya. Aksi unjuk rasa yang diadakan siang ini (1/12) ditujukan untuk mengapresiasikan identitas orang Papua yang dirayakan setiap tahun, tepatnya setiap tanggal 1 Desember. Unjuk rasa yang dilakoni sejumlah massa dari Aliansi Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali ini berujung ricuh ketika polisi membubarkan mereka secara paksa tanpa alasan yang jelas. Tidak hanya membubarkan secara paksa, polisi juga menangkap beberapa pengunjuk rasa secara brutal. Diketahui tidak ada surat penangkapan sebelumnya, sehingga secara hukum penangkapan yang dilakukan polisi dianggap tidak sah. Massa yang ditangkap atau ditahan saat ini berjumlah 128 orang. Peristiwa seperti ini sudah berulang kali terjadi. Hak atas kebebasan berpendapat di muka umum telah dilanggar oleh Aparat Penegak Hu...

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem _________________________________________________ Oleh: Constantinopel Ruhukail, Producer Majalah Fajar Merdeka dan Pro-Patria di bawah Kementerian Penerangan Pemerintahan Revolusi Sementara Republik Papua Barat(PRS-PB) - Markas Victoria - Nagasawa, Ormu Kecil,  1982. ________________________________________________ Di masa Belanda, Seth Jafet Rumkorem adalah seorang pegawai rendah Maskapai Penerbangan KLM yang beroperasi di Jepang. Ia bekerja di Maskapai ini setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di PMS KotaRaja, Abepura. Sebagai hasil dari New York Agreement, Indonesia resmi mengambil-alih Papua Barat dari kekuasaan Belanda pada tanggal 1 Mei 1963. Indonesia secara tergesa menggantikan nama wilayah Papua Barat dari Netherlands Nieuw Guinea menjadi Irian Barat, dan melantik Eliezer Jan Bonay sebagai Gubernur Irian Barat. Setelah Papua Barat diambil-alih oleh Pemerintah Rep...