Skip to main content

PEMBUNUHAN KARAKTER

PEMBUNUHAN KARAKTER
======================

Anak Papua adalah Generasi penerus dan penentu perkembangan Tanah dan Rakyat Papua ke depan, maka selain pintar, pembentukan karakter yang baik dari masa kecil itu sangat penting.

Karena pintar saja tidak cukup tanpa pembentukan karakter yang baik, jika tidak membentuk karakter yang baik dari kecil, maka setelah Dewasa sangat sulit untuk merubah karakter yang  baik.

Menurut saya gambar di bawa ini adalah salah satu pembunuhan karakter,karena provesi seorang tentara bukan untuk mengajar siswa tetapi untuk menjaga keutuhan suatu Negara.

Walau pun seorang tentara bisa  mengajar, Ia tidak menguasai mata pelajaran yang di ajarkan  kepada siswa/i, suasana pun akan berbeda dari pada Guru yang sebenarnya, siswa akan merasa tidak nyaman untuk belajar,merasa tertekan, merasa takut  DLL.

Memang saya juga tidak punya skil untuk mengajar tetapi,hal semacam ini sering terjadi sehingga dampak nya jg kurang baik untuk Anak-anak Papua.

#Semoga kedepannya  di Papua Terlahir banyak  Guru-guru yang hebat #

Amin.....

Sum foto : google
Opini Oleh : Stefan ukago

Comments

Popular posts from this blog

KRONOLOGI LENGKAP MEY DAY Dan 56 Tahun Aneksasi West Papua

Sumber: Grup Facebook (Koran Kejora) Yogyakarta (1/5) Penghadangan, Represi, Pemukulan, dan Perusakan oleh aparat Kepolisian Resor Kota Yogya karta terhadap massa aksi KAMRAT (Komite Aksi Mayday untuk Rakyat) dalam memperingati Hari Buruh Internasional dan 56 Tahun Aneksasi West Papua. Pukul 07.00 WIB, massa aksi berkumpul di titik kumpul (Asrama Kamasan) mempersiapkan perlengkapan aksi. Pukul 09.45 WIB, Massa Aksi bersiap, berbaris keluar Kamasan, Long March menuju Titik Nol KM. Pukul 10.00 WIB, Kapolresta Yogyakarta, Armaini, menghalangi massa aksi bergerak ke Titik Nol, dengan alasan ada massa tandingan dari ormas Paksi Katon dan FJR. Kapolres bersikeras agar Massa Aksi KAMRAT berpindah lokasi aksi. Pukul 10.10 WIB, Negosiator, Korlap Aksi dan pendamping hukum dari LBH Yogyakarta melakukan perundingan dengan Kapolres agar Massa Aksi tetap bisa bergerak menuju Titik Nol KM. Pukul 11.00 WIB, Perundingan berjalan alot dan akhirnya massa aksi berkompromi dan akan be...

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem

Mengenal Pemimpin OPM, Pencetus Proklamasi 1 Juli 1971, Brigadir Jenderal Seth J. Rumkorem _________________________________________________ Oleh: Constantinopel Ruhukail, Producer Majalah Fajar Merdeka dan Pro-Patria di bawah Kementerian Penerangan Pemerintahan Revolusi Sementara Republik Papua Barat(PRS-PB) - Markas Victoria - Nagasawa, Ormu Kecil,  1982. ________________________________________________ Di masa Belanda, Seth Jafet Rumkorem adalah seorang pegawai rendah Maskapai Penerbangan KLM yang beroperasi di Jepang. Ia bekerja di Maskapai ini setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di PMS KotaRaja, Abepura. Sebagai hasil dari New York Agreement, Indonesia resmi mengambil-alih Papua Barat dari kekuasaan Belanda pada tanggal 1 Mei 1963. Indonesia secara tergesa menggantikan nama wilayah Papua Barat dari Netherlands Nieuw Guinea menjadi Irian Barat, dan melantik Eliezer Jan Bonay sebagai Gubernur Irian Barat. Setelah Papua Barat diambil-alih oleh Pemerintah Rep...